DESACIHARASHAS – Kegiatan Edukasi Anti-Bullying dengan tema “Kita Berani Stop Bully” dan jargon “Berani Baik, Stop Bullying,” digelar di SDN Sukabetah, Desa Ciharashas, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (07/08).
Kegiatan pengabdian masyarakat ini diselenggarakan oleh Tim KKN Reguler SISDAMAS Kelompok 1 UIN Sunan Gunung Djati Bandung dengan sasaran utama siswa dan siswi kelas 4, 5, dan 6 SDN Sukabetah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembiasaan Shalat Dhuha berjamaah dan penyampaian tausiyah bagi seluruh siswa SDN Sukabetah.
Setelahnya, siswa kelas 1 hingga kelas 3 kembali ke ruang kelas masing-masing untuk mengikuti pembelajaran reguler, sedangkan siswa kelas 4, 5, dan 6 tetap berada di lokasi untuk mengikuti sesi inti edukasi.
Materi edukasi disampaikan oleh Maura Putri Davina dari Fakultas Psikologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggunakan media presentasi interaktif. Materi yang dibahas meliputi perbedaan antara bercanda dan perundungan, pemahaman mengenai bentuk-bentuk perundungan seperti perundungan verbal, fisik, sosial, maupun cyberbullying, dampak psikososial jangka pendek dan jangka panjang, serta langkah-langkah preventif yang perlu diambil.
Untuk mempermudah pemahaman peserta didik, penyampaian materi diselingi dengan kegiatan ice breaking, pemutaran film pendek bertema anti-bullying, serta sesi refleksi diri di mana para siswa diajak untuk berani menceritakan dan menuliskan pengalaman mereka terkait perundungan pada selembar kertas.
Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif yang menunjukkan antusiasme tinggi dari para peserta.
Berdasarkan hasil pengamatan dan evaluasi, siswa dan siswi kelas 4, 5, dan 6 SDN Sukabetah berhasil memahami jenis-jenis perundungan serta memiliki keberanian untuk merespons situasi bullying secara asertif, seperti berani berbicara, melapor kepada guru atau orang tua, dan tidak membalas dengan kekerasan. (Farhan Muhammad Rizkita)