Pemberitaan soal Sesar Lembang dan ancaman bencana megatrust, belakangan ini sering kali membuat masyarakat yang berada di areal bencana, khususnya sesar gempa, menjadi khawatir. Terlebih, simulasi bencana masih belum menyeluruh.
Di sisi lain mitigasi bencana memang perlu dilakukan berbagai pihak, dengan beragam inovasi dan kreatifitas di masing-masing daerah.
Di Desa Ciharashas, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat, inovasi yang dibuat adalah Lini Bel. Lini Bel adalah early warning system yang dibuat saat terjadi pergerakan tanah.
Disebut Lini Bel, karena alat AWS ini berupa bel yang berbunyi saat gempa atau pergerakan tanah terjadi.
Kepala Desa Ciharashas, Japar Sidik, ST, MIP mengatakan. alat ini dipasang dengan sensor getaran di lingkungan. Jika terjadi gempa alat akan otomatis berbunyi. Alarm akan mengingatkan Masyarakat untuk keluar rumah dan evakuasi ke tempat aman.
“Jadi sistem kerjanya adalah, bel ini akan berbunyi saat mendeteksi adanya getaran atau pergerakan tanah imbah gempa atau longsor,” kata Japar, beberapa waktu lalu.
Lebih jauh Japar mengatakan, Lini Bel ini memberikan peringatan dini jika terjadi gempa. Pun, memberikan waktu untuk masyarakat agar cepat mengevakuasi diri ke tempat aman.
“Dengan teknologi ini, mudah-mudahan bisa mengurangi korban, baik korban fisik dan korban jiwa,” jelas Japar.
Japar pun menegaskan bahwa, teknologi ini bisa meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa gempa tidak bisa diprediksi tapi bisa dicegah dampaknya. Selain itu membiasakan masyarakat untuk disiplin dan tanggap terhadap bencana serta memberikan rasa aman
Japar sendiri mengatakan bahwa teknologi ini sebenarnya sederhana dan murah.
“Alat ini bisa dibuat oleh kolaborasi Masyarakat dan Pemerintah Desa sebagai alat peringatan dini untuk masyarakat bila terjadi bencana,” pungkas Japar.
Teknnologi ini disambut baik oleh warga karena dapat mendukung Desa Tangguh Bencana. Warga meyakini dengan alat ini, keselamatan masyarakat lebih terjamin dan tentu menjadi salah satu faktor kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana yang tidak bisa diprediksi.